Fajrul Islam kini menyingsing Merentas dakwah yang kian terasing Walau mereka kan terus menuding Langkah kami tak akan bergeming Kami yakini dakwah ini takkan berhenti Walau mereka terus menghalangi Ya Allah teguhkan langkah kaki kami Tuk arungi risalah dakwah nan suci Wahai kawan..ayolah bangkit Selimut kemalasan hancurkanlah Berjuang bersama kami Menuju fajar kebangkitan Islam Berderap berderap maju ke hadapan Singkirkan hancurkan segala kedzaliman Tinggikan kibarkan panji-panji Islam Di bawah naungan cahaya Al-Qur’an FAjRul Islam kini menyingsing Merentas dakwah yang kian terasing Walau mereka kan terus menuding Langkah kami tak akan bergeming

Thursday, March 31, 2011

Signature and Inspiration

| |

Idola.

Setiap orang pasti punya idola masing-masing. Entah itu seorang penyanyi, pemain sinetron, sampai Rasulullah SAW. Seorang fans rela mengorbankan apa saja demi bertemu dengan sang idola, demi mendapatkan foto, tanda tangan, atau bahkan ada yang rela menghabiskan jutaan rupiah demi sebuah tiket konser pujaan hati berdurasi 2 jam itu. Inilah dunia, manusia yang terlena dengan gemerlap dunia yang fana ini. Sebenarnya, ada sisi positif yang bisa diambil dengan mengidolakan seseorang. Seperti aku yang mengidolakan seorang penulis terkenal,

Asma Nadia, lebih akrab disapa mba asma. Sejak aku membaca karya- karya beliau yang notabene mengenai kehidupan rumah tangga, perempuan dan pra nikah, aku menyukai tulisannya. Mungkin karena aku perempuan, jadi membaca hal - hal yang berkaitan dengan dunia perempuan dan bukunya juga ditulis oleh seorang wanita, jadi nyambung dan enak dibaca. Suatu hari beliau diundang mengisi tausyiah di kampus unguku (baca:univ.Gunadarma). Dan akupun menyempatkan diri untuk hadir dalam acara talkshow kewanitaan itu. Siapa yang tak senang bertemu idolanya secara langsung? Ternyata tausyiahnya pas sekali untuk anak - anak remaja, karena sesekali beliau menyelipkan gurauan dan promosi buku-buku perdananya, buku anak dan buku hasil tulisan suaminya (maklum keluarga penulis)hehe. Setelah selesai acara, aku bertekad untuk meminta foto beliau denganku! Alhamdulillah kesampaian juga ^_^V

Tanda tanganpun ku dapat dengan bertuliskan "Semoga sakinah Allah hadirkan", karena saya beli buku beliau yang berjudul "Sakinah Bersamamu". Katanya sih buku ini pas banget buat kado pernikahan, aku saja belum menikah jadi ga ada yang ngadoin jadi ngado sendiri deh hihihi..



Mba asma menjadi salah satu idola yang menginspirasiku untuk ingin menulis, walaupun hanya di blog.

Tanda tangan idola lain kudapat di acara Islamic BookFair di senayan. Dari penulis buku Negeri 5 menara: A.Fauzi. Beliau mendapatkan beberapa beasiswa ke luar negeri. Dan aku mempunyai cita- cita yang sama(semoga terwujud). Salah satu kata- katanya yang kuingat "Man jada Wa Jadda" yang artinya "jika kau bersungguh-sungguh pasti dapat".


Bukunya langsung kubeli di book fair tersebut. Sekarangpun masih kubaca, karena bukunya lebih tebal dari buku Asma Nadia. Aku tak mendapat foto bersama A.Fauzi. Selain beliau seorang laki-laki, akupun tak begitu menginginkan fotonya (bukan muhrim) hehe.

Yang membuatku merasa dekat dengan kedua penulis ini adalah kata "To: Yuyun" di balik sampul buku yang kubeli. Seakan - akan mereka dekat dan mengenalku, (padahal enggak) hehe. Semoga selalu menjadi penyemangat di setiap aktifitasku! S E M A N G A T!!

1 comments:

  1. To:Yuyun
    potonya dibanyakin lagi yah :)

    -imelwa-

    ReplyDelete